إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ
أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيد نا مُحَمّدٍ
وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن (
اما بعد )
Sholawat serta salam semoga tetap berlimpah kepada beliau junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang membawa rislah yang ita yakini kebenarannya yaitu risalah islam.
Anak-anakku sekalian yang saya cintai. Kalian memang telah menyelasaikan belajar secara formal tingkat SLTA di madarasah ini, tapi itu bukan berarti kalian telah selesai dan mengakhiri belajar. Janganlah kalian merasa cukup dan bangga dengan predikat kelulusan yang telah kalian raih. Kami berharap kalian terus belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sesuai dengan bakat yang kalian miliki masing-masing. Do'a kami selalu mengiringi perjuangan kalian, bagi yang meneruskan ke perguruan tinggi, semoga apa yang kalian cita-citakan itu dapat tercapai dengan baik. Ukirlah prestasi dan nama baik kalian, prestasi dan kesuksesan kalian tentu juga akan mengaharumkan nama baik almamater yang kita cintai ini.
Sementara bagi anak-anakku yang satu dan lain hal sehingga terpaksa tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi, kamijuga berdo'a, semoga ilmu yang kalian peroleh bermanfaat, kalian juga bisa belajar walaupun tidak secara formal. Karena ilmu Tuhan amatlah luas, apa kita peroleh dan ketahui itu, hanyalah sedikit. Tidak ada kata berhenti belajar. Bukankah Nabi kita telah bersabda bahwa belajarlah kalian sejak mulai dari ketika masih dalam kandungan sampai kalian masuk ke liang lahad, alias mati.
Selanjutnya, kami juga tidak lupa meminta maaf pada kalian, atas segala kekhilafan dan kesalahan kami segenap dewan guru. Mungkin dalam pandangan anak-anakku semua kami terkesan keraspada kalianyang membuat kalian kurang berkenan, walaupun sesungguhnya itu kami lakukan bukan karena ketidak sukaan atau kebencian terhadap kalian, tetapi itu semua terjadi pada dasarnya adalah demi kebaikan kalian semua. Namun demikian bila kalian anggap menyakitkan dan tidak berkenan kami pun minta maaf kepada kalian semua.
Selanjutnya, kami juga tidak lupa meminta maaf pada kalian, atas segala kekhilafan dan kesalahan kami segenap dewan guru. Mungkin dalam pandangan anak-anakku semua kami terkesan keraspada kalianyang membuat kalian kurang berkenan, walaupun sesungguhnya itu kami lakukan bukan karena ketidak sukaan atau kebencian terhadap kalian, tetapi itu semua terjadi pada dasarnya adalah demi kebaikan kalian semua. Namun demikian bila kalian anggap menyakitkan dan tidak berkenan kami pun minta maaf kepada kalian semua.
- Siswa Memperoleh Pendidikan Umum + Agama. Kelebihan pertama dari jenjang sekolah ini adalah siswa akan diberikan pendidikan umum dan juga pendidikan agama. ...
- Mengenal Lebih Dekat Tentang Islam. ...
- Membentuk Karakter Anak Sesuai Tuntunan Al-Qur'an dan Hadist
Berikut surat Al Mujadalah ayat 11:
يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ - ١١
Artinya:
Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan."
Asas Pendidikan Seumur Hidup
Hadits Nabi yang berbunyi:
أُطْلُبُ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلَيَ اللَّحْدِ
“ Tuntutlah ilmu dari buaian sampai meninggal dunia”.
Ilmu Dan Iman Harus Bersanding
Rasulullah SAW.
"Tuntutlah ilmu,sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza Wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat."
Maka dari itu mari kita perbaiki Iman dan Ilmu kita untuk menjadi hamba Allah SWT yang dekat dan tinggi di sisi-Nya,"Tuntutlah ilmu,sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza Wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat."
- Adab maknanya tidak hanya sebatas akhlak. Salah satu maknanya adalah menempatkan suatu hal pada tempatnya.Ilmu Jika tidak disertai adab bisa bahaya. Yang terjadi bukannya seperti pepatah tentang padi, semakin berisi semakin menunduk. Yang terjadi malah semakin berisi semakin meninggi.
- Amal tanpa ilmu, tentu tidak baik juga. Hanya berbuat tapi tidak tahu panduan. Yang ada bukannya bermanfaat, tapi malah membuat keonaran. Malah bikin repot.
- Ilmu tanpa amal lmunya tidak bermanfaat sama sekali. Hanya sebatas tahu, tapi tidak ada amalan.
- Adab adalah yang paling didahulukan sebelum berilmu dan beramal.
Dalam literatur pendidikan Islam, jelas terpampang bahwa pelajaran pertama yang diterima seorang murid adalah bab Adabu Mu’allim wa Muta’allim (adab antara guru dan murid).
Mencari ilmu yang niatnya digunakan untuk memperoleh kekuasaan dunia, adalah suatu kesalahan yang amat besar. Sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW berikut :
Hasyim Asy’ari juga menjelaskan betapa bahayanya orang yang menimba ilmu hanya untuk memenuhi nafsu duniawi. Sebab ilmu yang diperuntukkan bagi pemenuhan nafsu duniawi, hanya akan membawa dampak negatif bagi yang bersangkutan. Hal ini justru akan menjerumuskan umat ke dalam kefasidan. Dalam satu riwayat disampaikan, Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang mempelajari suatu ilmu (belajar agama) yang seharusnya diharap adalah wajah Allah, tetapi ia mempelajarinya hanyalah untuk mencari harta benda dunia, maka dia tidak akan mendapatkan wangi surga di hari kiamat.” (HR. Abu Daud no. 3664, Ibnu Majah no. 252 dan Ahmad 2: 338. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Hasyim Asy’ari juga menjelaskan betapa bahayanya orang yang menimba ilmu hanya untuk memenuhi nafsu duniawi. Sebab ilmu yang diperuntukkan bagi pemenuhan nafsu duniawi, hanya akan membawa dampak negatif bagi yang bersangkutan. Hal ini justru akan menjerumuskan umat ke dalam kefasidan. Dalam satu riwayat disampaikan, Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang mempelajari suatu ilmu (belajar agama) yang seharusnya diharap adalah wajah Allah, tetapi ia mempelajarinya hanyalah untuk mencari harta benda dunia, maka dia tidak akan mendapatkan wangi surga di hari kiamat.” (HR. Abu Daud no. 3664, Ibnu Majah no. 252 dan Ahmad 2: 338. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Kewajiban mencari ilmu ini telah diterangkan langsung oleh Rasulullah SAW :
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majjah)Prestasi Semester Gasal TP 2021/2022
Online
Semester Gasal Alhamdulillah MA DARMA menduduki posisi kedua dari 65 madarasah di Kab Pati, dalam perolehan medali olimpiade online /30 Desember 2021 se Kabupaten Pati, dengan rincian 323 juara tingkat nasional, dengan rincian 75 Emas,125 Perak, 122 PerungguOffline
- Akademik Juara KSN Mapel Ekonomi Sekabuapaten Pati ananda Eva Novitasari XII IIS 1 2021
- Non Akademik Juara 1 Tenis Meja Popda Campuran (MA, SMA dan SMK) 2021 yang diselenggarakan oleh PTMSI Kab Pati atas nama Syaiful Firman Aditya XII MIA 1.
Online
Semester Genap Alhamdulillah MA DARMA memperoleh 321 medali /31 Maret 2022
Offline
- Non Akademik Juara 2 Tenis Meja PDIP CUP Tingkat SLTA se-Kab Pati 2022 atas nama Syaiful Firman Aditya XII MIA 1.
- Akademik Lolos SNMPTN 2022 Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga di Universitas Negeri Semarang.
11
